Tuesday, 11 May 2010

PENDAKI HARUS PEDULI

KAMAPALA IKIP PGRI Semarang mengajak rekan-rekan semua untuk melakukan pendakian masal di gunung ungaran sekaligus kita melaksanakan bersih jalur dari mawar sampai gedung songo. kenapa kita harus peduli ?karena kita mengaku pecinta alam kalau emang anda peduli terhadap lingkungan khususnya tempat bermain orang-orang yang ngakunya pecinta alam ayo gabung bersama kita DALAM ACARA PENDAKIAN MASAL DAN BERSIH JALUR MAWAR SAMPAI DENGAN GEDONG SONGO untuk melakukan hal kecil buat gunung ungaran yang akan membawa dampak yang sangat berguna bagi kita semua.
ACARA DILAKSANAKAN PADA :
HARI : SABTU-MINGGU
TANGGAL : 22-23 MEI 2010
PENDAFTARAN PALING LAMBAT 20 MEI 2010 (SAAT PELAKSANAAN TM)
FASILITAS :
GAME ADLENALINE
TRANSPORTASI PP
KAOS KEGIATAN
SETIKER
MAKAN 2 KALI
AKOMODASI TEMPAT WISATA BASE CAMP MAWAR DAN GEDONG SONGO
DAN TENTUNYA TEMEN BARU SERTA PENGALAMAN YANG TAK AKAN TERLUPAKAN


BAGI YANG BERMINAT BISA DAFTAR LANGSUNG KE BASE CAMP KAMAPALA IKIP PGRI SEMARANG JL.LONTAR NO 1 (GEDUNG PKM Lt.1) ATAU HUBUNGI
TIAN (085290204888)
TAUFIK (08996567604)
ALLIF (085642620540)
PESERTA TERBATAS HANYA UNTUK 50 PENDAFTAR YANG MENBAYAR LUNAS

TERIMA KASIH
"SEBENARNYA BUKAN ALAM YANG HENDAK KAMI TAKLUKKAN MELAINKAN EMOSI, EGO, SERTA KEBERSAMAAN YANG COBA KAMI JAGA DAN KENDALIKAN"

Friday, 23 April 2010

Friday, 26 March 2010






Salam lestari

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala karuniaNya kepada kita semua, sehingga terbitlah KAMAPALA news edisi perdana ini.


Alam adalah tempat bermain yang indah, selain itu alam juga menyediakan segala kebutuhan bagi umat manusia. Bahkan sumber alam ini tak akan habis untuk menghidupi seluruh umat manusia, oleh karena itu manusia harus selalu menjaga kelestarian alam ini demi terpenuhinya kebutuhan hidup manusia dan mewarisi kekayaan alam untuk anak cucu ki

Dengan terbitnya news ini diharapkan agar pembaca lebih peduli terhadap lingkungan yang merupakan tempat bermain yang indah dan sumber kehidupan bagi manusia dan seisi bumi ini.


“ Semoga alamku ini lebih hijau dan terjaga keutuhannya”

Pradiksar Ruangan

Awal penerimaan anggota baru KAMAPALA IKIP PGRI Semarang dimulai dari pradiksar ruangan (Pra Pendidikan Dasar Ruangan) sampai yang terakhir adalah pelantikan. Pradiksar ruangan merupakan pendidikan wajib yang harus diikuti bagi calon anggota KAMAPALA. Di sini para peserta akan diperkenalkan dengan semua anggota yang telah mendahului mereka berkecimpung di organisasi Pecinta Alam ini. Mereka juga akan mendapatkan pembekalan materi yang meliputi : tehnik pendakian, menejemen perjalanan, keorganisasian, panjat tebing, caving, tali-temali, kepencintaalaman. (konsevasi, dan diskusi masalah lingkungan, ). Jadi materi yang mereka dapatkan tidak hanya monoton materi tentang lingkungan tetapi juga materi yang berhubungan dengan minat bakat mereka.

Sebagai organisasi pecinta alam, KAMAPALA sendiri memiliki spesifikasi dalam bidang lingkungan. Meskipun tidak menutup kemungkinan KAMAPALA menaungi temen-temen yang memang mempunyai keinginan untuk mengembangkan bakatnya dalam panjat tebing, panjat gunung, susur gua, maupun ingin menjadi tim SAR. Untuk materi lingkungan kita ajak peserta dengan berdiskusi tentang isu-isu lingkungan kontemporer, sedangkan untuk masalah bakat dan minat mereka diberikan teori dan praktek didalam kelas.

Pradiksar ruangan dilaksanakan pada pertengahan bulan september tanggal 17-20. Kegiatan itu berlangsung selama 4 hari. Materi disampaikan oleh teman-teman yang sudah menjadi anggota tetap KAMAPALA, sesuai dengan divisi yang diemban. Jadi , temen-temen yang sudah menjadi anggota tetap KAMAPALA bisa mentransfer ilmu mereka pada Pradiksar Ruangan ini. Diharapkan kegiatan ini dapat menyadarkan peserta untuk andil memberikan sumbangsih pemikiran maupun aksi mangenai masalah lingkungan. Dan minimal mereka tahu bahwa banyak hal yang bisa kita lakukan di KAMAPALA terutama dalam pengembangan hobi maupun bakat, sehingga menghapus mainstream bahwa pecinta alam kegiatannya hanya mendaki gunung dan bersenang-senang.

No KAMAPALA No lifes

”JIKA HARI INI BURUNG KUTILANG, BURUNG JALAK, BURUNG PERKUTUT SUDAH MENGHILANG MUNGKIN SUATU SAAT NANTI CICAK, CACING, TOKEK, ULAR, TENGU JUGA AKAN MENGIKUTINYA.........BAHKAN MANUSIA”

By Copet

Pradiksar Lapangan

Dari materi yang telah disampaikan pada pradiksar ruangan, harus ada follow up bagi anggota muda untuk mengaplikasikannya secara langsung dilapangan. Sehingga mereka merasakan apa yang didapatkan dalam pradiksar ruangan dapat diaplikasiakan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tentunya dilaksanakan di out door atau alam terbuka. Mungkin ini merupakan kegiatan yang sangat tidak bisa dilupakan oleh para peserta, karena dalam kegiatan ini diisi dengan materi yang sangat mengesankan dimana hal itu mungkin tak pernah dialami sebelumnya oleh peserta. Dari seluruh rangkaian kegiatan yang paling menyenangkan yaitu rappeling, karena kita harus meluncur dari ketinggian 20 meter dan melewati terjalnya tebing dengan menggunakan alat bantu utama cernmantle. Dan tak kalah asyiknya juga yaitu dengan panorama keindahan alam bawah tanah yang dibentuk oleh sedimentasi air selama ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. keindahan alam yang dimaksudkan ini dapat ditemui ketika caving/penelusuran gua.

Selain itu banyak materi-materi yang memacu adrenalin kita seperti panjat tebing. Peserta memanjat tebing asli dengan ketinggian sekitar 10 meter

By Sentet

PENDIDIKAN DASAR

Perjalanan dari Kampus

Malam itu menunjukkan pukul 20.00 wib, kami menunggu anggota muda yang siap mengikuti Pendidikan Dasar KAMAPALA. Kami mengharapkan mereka akan lebih awal mempersiapkan perlengkapan yang akan mereka bawa untuk Pendidikan Dasar. Jadi untuk paginya, kita tinggal berangkat tanpa memikirkan barang-barang yang masih kurang.

Tanggal 17-21 Februari 2010, angkatan XIX KAMAPALA IKIP PGRI Semarang melaksanakan DIKSAR I. Mereka adalah anggota muda, berjumlah 15 orang sisa dari Pra-Pendidikan Dasar Lapangan yang masih commit untuk menjadi anggota penuh UKM KAMAPALA.

Tanggal 17 start awal kita untuk memulai perjalanan menuju tempat Pendidikan Dasar, tepatnya Gunung Merbabu yang sejak 2004 bukan menjadi milik perhutani tetapi milik Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. Kami berangkat dari basecamp KAMAPALA IKIP PGRI Semarang menggunakan bus jurusan Semarang-Salatiga. Kami berjumlah 23 orang (13 panitia + 10 peserta) langsung memenuhi bus yang kami tumpangi karena tas-tas carrier yang kami bawa juga memerlukan tempat untuk menaruhnya. Pengamen-pengmen yang masuk kedalam bus membuat suasana semakin rame, seolah-olah mereka telah kita bayar untuk menyanyikan beberapa lagu atas keinginan kita. Ada yang bercanda satu dengan yang lainnya, ngobrol dengan penumpang lain, mendengarkan lagu yang dinyanyikan pengamen meski tidak tahu apa yang dinyanyikan nya, ada yang memikirkan sesuatu entah itu apa, bahkan ada yang tidak sadar lagi alias turu (tidur).

Pukul 11.23 kita sampai Kopeng, Salatiga. Kenyamanan kita terganggu setelah sekitar 2 jam tidur didalam bus. Untuk mencapai Basecamp Cuntel dikaki Gunung Merbabu kita harus menaiki 1 angkot lagi. Meski angkot sangat banyak , tapi kita memilih yang kosong supaya kita bisa duduk santai menikmati perjalanan tanpa harus berdiri seperti didalam bus tadi. Sekitar 45 menit kita sampai dipertigaan menuju Basecamp Cuntel, sekitar 3 km. Akhirnya perjalanan mengunakan bus / angkot selesai , sekarang take a walk.

Let’s take a walk

Dari sini, simpang 3 menuju Base Camp Cuntel tepatnya area wisata Umbul Songo kita awali langkah kita untuk berjalan. Mulai merasakan berat tas carrier yang dibawa setelah hampir 4.5 jam kita duduk dibus dan angkot. Kita hanya melihat rumah-rumah yang saya anggap itu motel atau losmen tapi disitu tertera papan nama besar HOTEL.ini adalah pemandangan awal kita untuk mencapai Base Camp Cuntel.

Materi Navigasi Darat & PPGD

(Pertolongan Pertama Gawat Darurat)

Hampir 1,5 jam kita istirahat, checking peralatan mana yang akan kita bawa dan kita tinggal disini. Setelah itu packing. Sebelum melakukan pendakian kita melakukan streching untuk meminimalisir penyakit ringan yang biasa menghinggapi para pendaki, keseleo, kram, sakit perut, pegel linu, encok dan sebaginya. Rencananya Di Pos II kita akan Nge-Camp satu malam. Disini kita akan mempraktekan langsung materi Navigasi Darat & PPGD. Untuk materi Navigasi Darat mereka akan mengaplikasikan cara menggunakan kompas, menentukan azimut, back azimut. Sedangkan materi PPGD (Pertolongan Pertama Gawa Darurat)temen-temen peserta

Nge-Camp di Pos III

Tempat yang menyejukkan, hamparn yang cukup luas. Hijau dan sangat indah untuk dipandang. Inilah surga kita kawan. Dari pos II ke pos III yang cukup melelahkan karena sebelumnya sudah ada materi di pos II. Kehujanan, semua panitia dan peserta sama, basah oleh rintik hujan yang tidak lembut lagi. Mulai dari sini kita akan di uji. Para peserta di diamkan dulu di pos III untuk merlihat kondisi mereka seberapa kuat. Setelah itu di lanjut dengan pendirian tenda bagi peserta, kami panitia telah mendirikan tenda terlebih dahulu pada saat hujan.

Pencarian Bedge Bendera Merah Putih & Syal KAMAPALA

Hari itu telah memasuki hari ke-3 pendidikan, setelah melaksanakan survival selama 1 hari penuh, nampak raut wajah peserta yang mulai merasa keletihan, dan diselimuti kabut dingin di Pos 3 yang senantiasa menemani perjuangan mereka. Pukul 13.00 hari Jum’at, hujan deras menyambut kami, namun materi pendidikan harus terus berlanjut, dalam guyuran hujan peserta harus berjalan dari Pos 3 turun menuju Pos 2.

Perjalanan kePuncak

Perjalanan dimulai dengan dibangunkannya peserta pukul tiga pagi. Dengan perasaan malas karena kami tak terbiasa dengan hawa dingin kami pun berkumpul. Setelah semua berkumpul, kami diberi kesempatan untuk persiapan perjalanan ke puncak. Kami kembali ke tenda kelompok masing-masing. Kami mempersiapkan apa saja yang kami bawa dalam perjalanan. Kami mempersiapkan logistik buat perjalanan dan buat kegiatan di puncak nanti dan tak lupa mengisi tenaga sebelum perjalanan. Setelah semua siap, kami melakukan pemanasan agar badan hangat dan tidak terjadi kram pada waktu perjalanan. Semua siap buat perjalanan ke puncak. Perjalanan di pandu oleh ketua panitia yaitu Dempul terus di ikuti oleh semua peserta danpanitia yang lain. Dalam perjalanan kami mendapat kendala sedikit. Ada peserta yang kecapaian sehingga sedikit menghambat perjalanan. Tetapi masalah tersebut dapat diatasi oleh leader kelompok dan dengan bantuan panitia. Medan yang lewti cukup sulit bagi kami yang masih pemula mendaki. Dari medan naik hingga turun kami selalu berhati-hati karena penerangan yang kami bawa kurang mencukupi dalam perjalanan ke puncak. Peserta kurang bisa mengatur posisi untuk istirahat jadi tenaga terkuras dengan cepat. Dalm perjalanan kami melewati pos pemancar, pos heliped, jembatan setan, geger sapi, dan tiba di puncak sarip. Saat puncak terlihat kmi kembali semangat. Dengan semangat tersebut kami memantapkan langkah untuk segera mencapai puncak. Terhitung kami masih pemula jadi perasaan kami sangat senang walaupun tidak sampai puncak tertinggi tetapi sampai puncak sarip.

Perjalanan Pulang

Sekitar jam 1 kami sampai di tempat Nge-camp kita Pos III, panas,meski kita berada di ketinggian 2.740 m, lapar, pusing semua perasaan berkecamuk dalam satu pikiran membentuk satu visi ”ingin cepat pulang”.

Friday, 12 February 2010

pendidikan di kamapala

Sunday, 21 June 2009

BAKTI LINGKUNGAN



BAKTI LINGKUNGAN

Kegiatan bakti lingkungan ini dilaksanakan pada tanggal 22 April s.d 02 Mei 2009, dengan format kegiatan sebagai berikut :

  1. Peringatan hari bumi

Dalam rangka memperingati hari bumi tanggal 22 April 2009, UKM KAMAPALA menyelenggarakan kegiatan berupa kampanye lingkungan yang bertujuan untuk mengingatkan kepedulian warga masyarakat kampus tentang peringatan hari bumi sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan serta menumbuhkan kesadaran bahwa kita sebagai manusia yang berilmu agar dapat meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

Kegiatan kampanye tersebut dilaksanakan di lingkungan kampus IKIP PGRI Semarang mulai pukul 09.00-12.00 WIB. Pelaksanaan kampaye ini dengan cara membagikan brosur dan presentasi tentang lingkungan kepada mahasiswa yang sedang kuliah di dalam ruang kelas.

  1. penyuluhan

    • Penyuluhan di desa Glapan, kecamatan Gubug kabupaten Grobogan

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggal 25 s.d 26 April 2009. Target kegiatan penyuluhan ini adalah warga desa Glapan, kecamatan Gubug kabupaten Grobogan, khususnya generasi muda disana. Kegiatan ini mengangkat tema “Pentingnya Hutan bagi Kehidupan”. Dasar pengangkatan tema tersebut adalah kondisi hutan lindung disana yang sudah dijadikan sebagai lahan pertanian. Penyuluhan ini berlangsung selama 2 jam yaitu mulai dari pukul 19.00-21.00 WIB, dan dihadiri oleh + 30 peserta (karang taruna).

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon pada tanggal 26 April 2009. Tempat penanaman pohon tersebut yaitu di halaman rumah penduduk yang berada di pinggir jalan utama dan belantara sungai Glapan.

  • Penyuluhan di SD

Sesuai dengan tema yang kami angkat dalam bakti lingkungan kali ini yaitu “Budayakan Cinta Lingkungan Sejak Dini”, maka kegiatan penyuluhan lebih ditekankan untuk siswa SD. Karena kebiasaan yang dilakukan sejak dini akan dibawa sampai tua dan diajarkan kepada anak cucunya.

Penyuluhan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan permainan. Yaitu dengan cara mengajak siswa terjun ke lapangan untuk menerima materi yang disampaikan oleh panitia kemudian kita bersama-sama mengaplikasikan materi dalam keadaan sebenarnya. Dalam pengaplikasian materi tersebut diantaranya yaitu pemisahan sampah (organik dan anorganik), penanaman pohon, dan kerja bakti bersih lingkungan.

Dalam rangka pemanfaatan sampah anorganik, siswa diminta berkompetisi untuk membuat sebuah karya dengan kreatifitas yang mereka miliki. Untuk memotivasi mereka dalam berkarya kami memberikan penghargaan yang berupa hadiah kepada tiga karya terbaik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN Bangetayu Wetan 01-02 pada tanggal 01 Mei 2009 dengan jumlah peserta + 178 siswa (kelas 4 dan 5). Kemudian dilanjutkan pada tanggal 02 Mei 2009 di SDN Karangroto 02 dengan jumlah peserta + 173 siswa (kelas 4, 5 dan 6).


Friday, 12 September 2008

PANCUR CAVE


Caving merupakan salah satu kegiatan kami. Kali ini kami melakukan penelusuran goa pancur yang ada di Pati. Ternyata keindahan bawah tanah bisa mengalahkan keindahan alam diluar sana. Di dalam goa, kita bisa melihat stalakmid dan stalaktit yang terbentuk ratusan bahkan ribuan tahun lalu, yang memancarkan cahaya bagaikan berlian. Di dalam goa tersebut terdapat sumber mata air yang mengandung belerang, menurut mitos penduduk sekitar bahwa air tersebut dapat menyembuhkan segala jenis penyakit. Juru kunci dari goa tersebut mengatakan bahwa goa itu adalah petilasan salah seorang pangeran.
Goa pancur banyak didatangi pengunjung baik penduduk lokal maupun dari luar kota, namun yang sangat disayangkan, lokasi tersebut kurang perawatan, sehingga kurang begitu menarik wisatawan dan tidak ada penataan ruang yang bagus serta apabila ada pengunjung masuk tidak ada kontribusi atau tiket masuk.
Mari kita lestaraikan alam ini, jangan biarkan eksploitasi merajalela.

PROCEDURE TO BE FULL MEMBER OF KAMAPALA

Untuk menjadi anggota penuh KAMAPALA ada beberapa prosedur yang harus dilalui yaitu :
  • Pradiksar ruangan
Kegiatan merupakan penyampaian meteri kepecintaalaman secara global yang sebelumnya sudah pernah disampaikan dalam latihan - latihan perdana yang penyampainanya secara singkat saja atau hanya sebagai pengenalan. Disini si pradiksar ruangan ini dijelaskan lebih lanjut dan dipraktikan secara simulasi agar calon anggota KAMAPALA bisa mengaplikasikan ke pradiksar lapangan yang dilaksanakan setelah pradiksar ruangan ini.
  • Pradiksar lapangan
Program ini merupakan langkah kedua untuk menjadi anggota penuh KAMAPALA setelah pradiksar ruangan. Dalam pradiksar lapangan kegiatannya antara lain adalah pengaplikasian materi yang telah disampaikan di pradiksar ruangan. Aplikasi itu antara lain ; panjat tebing, repeling, askending, caving, bivoac, survival, menejemen pendakian, serta tata cara packing, dan masih banyak lagi. Selain itu juga masih banyak permainan dan pengalaman yang sangat menarik yang tak akan terlupakan. Kalau anda mahasiswa IKIP PGRI Semarang yang ingin merasakan semua itu dan mempunyai jiwa petualang serta peduli lingkungan, kami tunggu di base camp KAMAPALA tercinta.
  • Diksar I
Selain kita belajar tentang kepecintaalaman, dalam Diksar I kita juga mempelajari tentang kesehatan. Disitu kita berlatih bagaimana penyelamatan korban patah tulang, luka ringan, hipotermia, dan kecelakaan lainnya yang mampu ditangani secara darutrat. Dalam penyelamatan korban itu disini dibuat simulasi dan korban kita ambil dari salah satu peserta. Yang paling mengesankan dalam acara ini adalah ketika kami menyaksikan indahnya sunrise di puncak gunung.

  • Pelantikan
pelantikan merupakan tahap akhir untuk menjadi anggota penuh KAMAPALA setelah mengikuti pradiksar ruangan, pradiksar lapangan, dan diksar I. Dalam acara pelantikan ini dilakukan upacara dan penyematan nomor jiwa anggota oleh ketua umum serta penyampaian ucapan selamat oleh seluruh anggota KAMAPALA kepada seluruh calon anggota penuh yang diyatakan LULUS. Namun perjuangan untuk mengikuti kegiatan kamapala tidak hanya berakhir disini setelah selesai pendidikan bukanya kita lebih santai, namun haruslah berjuang lebih serius guna pengembangan diri dan kebesaran kamapala serta untuk pelestarian lingkungan.

Thursday, 11 September 2008

RAMADHAN IN UNGARAN MOUNT




Berawal dari perbincangan di tempat perkumpulan kami yakni base camp KAMAPALA dan senda gurau kami muncullah keinginan untuk mendaki gunung ungaran serta bersih gunung disepanjang jalur pendakian, hal itu juga dilatarbelakangi surat undangan Clean Up the world yang isinya ajakan untuk gerakan kebersihan dunia. meskipun kami hanya berempat dan dalam keadaan puasa kami tetap semangat untuk membersihkan sampah- sampah plastik yang ada disepanjang jalur tersebut. perlu kita sadari bahwa sampah plastik dapat tahan sampai 1.000 tahun dalam lingkungan hidup kita. sebuah mobil dapat berjalan sepanjang 115 meter dengan komsumsi minyak bumi yang sama yang digunakan untuk membuat satu kantong plastik. pembakaran sampah plastik menghasilkan emisi gas beracun dan logam berat.
apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah kantong plastik?
  • ruduce - reuse - recyle
  • gunakan kantong selain plastik seperti kantong kain, keranjang, atau box.
  • jika harus menggunakan kantong plastik, gunakan berkali - kali, berulang - ulang
Rabu, 10 September 2008 anak - anak Kamapala melakukan bersih gunung karena bukan hanya tergugah dari surat undangan Clean Up the world namun kami juga sadar akan pentingnya lingkungan dan kami juga selalu membersihkan kemudian membakar sampah - sampah plastik yang berada disekitar tempat camp kami waktu itu dan pos - pos peristirahatan.

Marilah lestarikan alam kita KARENA KITA HANYA PUNYA SATU BUMI. Dan tanamlah pohon meskipun hanya satu, perlu kita sadari dalam satu hari kita menghirup oksigen namun apakah anda sudah pernah menanam pohon ?

Start Today... Save Tomorrow
Clean Up Our World !!!

Monday, 8 September 2008


Profile KAMAPALA IKIP PGRI SEMARANG


Sejarah Singkat

UKM KAMAPALA IKIP PGRI Semarang merupakan wadah bagi mahasiswa IKIP PGRI Semarang yang mempunyai hoby Kepecintaalaman. KAMAPALA terbentuk pada tanggal 27 Desember 1990, yang merupakan pecahan dari RACANA SUBIADINATA, pada awal berdirinya KAMAPALA memiliki banyak anggota, dikarenakan pada waktu itu mahasiswa jurusan Biologi diwajibkan menjadi anggota KAMAPALA. Sampai pada tahun 1997, antara tahun 1997 sampai 1998 terjadi kevakuman. Kemudian pada tahun 1999 mulai exist kembali dengan lambang yang baru. Selama waktu rentan 16 tahun ada beberapa prestasi yang menonjol di KAMAPALA. Baik yang bersifat prestasi maupun penyaluran hoby, diantaranya mengikuti kejuaraan Panjat Tebing baik Regional maupun Nasional, Lomba lintas alam tingkat Nasional serta mengikutkan anggota untuk mengikuti seleksi PORDA maupun PON. UKM KAMAPALA yang merupakan Organisasi Pecinta Alam juga sering melakukan Ekspedisi keberbagai tempat baik di lingkup Jawa Tengah maupun luar Jawa Tengah, diantaranya Ekspedisi Triple S (Sindoro, Sumbing, Slamet) dll. Meskipun fasilitas kurang memadai ternyata anggota KAMAPALA bisa berprestasi dengan meraih berbagai trophy dan selama kurun waktu tersebut KAMAPALA berusaha mencetak anggota yang aktif, terampil dan berprestasi. Anggota penuh UKM KAMAPALA IKIP PGRI Semarang saat ini adalah 157 orang dari angkatan I ( pertama ) sampai angkatan XVIII ( delapan belas).

Friday, 7 March 2008

KAMAPALA UNJUK GIGI

AGUNG SAHISTYA HADI
JUARA II KEJURCAB KOTA SEMARANG 2007
KATEGORI SPEED UMUM PUTRA


AJIK PURWANTO JUARA I KEJURCAB KOTA SEMARANG 2007

KATEGORI SPEED PELAJAR PUTRA

Meskipun kami tidak mempunyai sarana latihan yang cukup memadai namun kami tetap optimis dan selalu berusaha untuk menjadi the winner dalam kompetisi ini. Dalam latihan sehari - hari kami selalu disupport oleh saudara - saudara kami yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Mereka juga selalu membantu kami dalam melaksanakan latihan. Alhamdulillah usaha ini tidak sia - sia, dua atlet kami bisa menjadi the winner yaitu :
AGUNG SAHISTYA HADI JUARA II KEJURCAB KOTA SEMARANG 2007
KATEGORI SPEED UMUM PUTRA dan AJIK PURWANTO JUARA I KEJURCAB KOTA SEMARANG 2007 KATEGORI SPEED PELAJAR PUTRA.
Syukur alhamdulillah bagi Tuhan sang pencipta alam semesta yang memberikan segala karuniaNya kepada kita semua. Amin. Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu kami baik secara meteriil ataupun spiritual. Semoga di kompetisi yang akan datang kami tetap menjadi THE WINNER.